Skip to main content

Memahami Segitiga Eksposur

Sebagai pemula yang menekuni hobi fotografi, saya seringkali browsing internet untuk mendapatkan tips fotografi yang dapat membantu saya, dan berikut tips memahami segitiga eksposur yang saya dapat dari web fotografi  belfot 




tips segitiga eksposur ala belfot :
  1. ISO – ukuran seberapa sensitif sensor kamera terhadap cahaya
  2. Aperture – seberapa besar lensa terbuka saat foto diambil
  3. Shutter Speed – rentang waktu “jendela’ didepan sensor kamera terbuka
Interaksi ketiga elemen inilah yang disebut eksposur.  Perubahan dalam salah satu elemen akan mengakibatkan perubahan dalam elemen lainnya.
Perumpamaan Segitiga Eksposur
Mungkin jalan yang paling mudah dalam memahami eksposur adalah dengan memberikan sebuah perumpamaan. Dalam hal ini saya menyukai perumpamaan segitiga eksposur seperti halnya sebuah keran air.
  • Shutter speed bagi saya adalah berapa lama kita membuka keran.
  • Aperture adalah  seberapa lebar kita membuka keran.
  • ISO adalah kuatnya dorongan air dari PDAM.
  • Sementara air yang mengalir melalui keran tersebut adalah cahaya yang diterima sensor kamera.
Terkadang kita bingung mana yang didahulukan dari tiga komponen diatas, untuk lebih mudah memahami latihlah dengan mempelajari mode auto.

Popular posts from this blog

Mengenal Yamaha GTS 1000 The Real Show Off Bike

     GTS 1000 adalah motor turing yang dapat dikatakan paling menonjol dizamannya, hal ini dikarenakan GTS 1000 merupakan motor pertama yang  menggunakan Teknologi Forkless,

Profil Maverick Viñales

Kali ini C U blog akan membahas profil sang penakluk tes pramusim di seri MotoGP 2017, yaitu pembalap tim biru Yamaha Moviestar, Maverick Vinales yang baru tahun ini bergabung menjadi partner dari the Doctor Valentino Rosi.

Belajar Dari Tukang Pangkas Rambut

Seperti biasa saya punya kebiasaan memangkas rambut sekali sebulan dan kali ini karena kesibukan udah lewat satu bulan belum dipotong,  rambut udah gak karuan. Kebetulan hari ini saya bebas tugas kerja jadi bisa ke tempat pangkas rambut langganan. Lihat jam tepat jam 11 siang saya bergegas berangkat mengendarai sepeda motor  kesayangan dan sampai ditempat tujuan. Didalam ada seorang bapak sedang dipotong rambut dan seorang anak kecil duduk dikursi tunggu, saya segera masuk dan menyapa sang pemangkas rambut yang biasa saya panggil “uda” karena beliau berasal dari Sumatera Barat.