Skip to main content

Kenapa Harga Paket Data Telkomsel Dianggap Mahal?


Heboh pembobolan situs resmi Telkomsel yang dilakukan peretas dan berhasil mengubah tampilan website resmi Telkomsel telah menjadi bahan perbincangan dimasyarakat dan di dunia maya, banyak pendapat yang muncul, ada yang setuju dan ada pula yang menolak dengan apa yang dilakukan peretas. Tuntuan untuk memberikan tarif yang lebih murah untuk penggunaan data bagi pelanggan Telkomsel yang disuarakan peretas, benarkah  menjadi penyambung suara dari para komsumen?
mari kita lihat skema tarif regular Telkomsel Flash untuk kartu AS di kota Jambi


Kartu As, KOTA JAMBI, JAMBI, Regular Flash


KuotaBonusHargaMasa Aktif
10 MB-Rp2,0001
20 MB-Rp3,0001
30 MB-Rp4,2502
60 MB-Rp9,0007
200 MB-Rp12,0007
100 MB-Rp13,0007
200MB + 200 MB MDS (00-09)-Rp18,0007
500 MB-Rp30,0007
500MB + 500 MB MDS (00-09)-Rp30,0007
900 MB-Rp50,00030
1 GB-Rp56,00030
1.3 GB-Rp70,00030
1.8 GB-Rp85,00030
2 GB-Rp90,00030
3.5 GB-Rp135,00030
8 GB-Rp270,00030
14 GB (9 GB All day + 5 GB Off-peak)-Rp450,00030
Tarif lengkap di sini

Kenapa tarif disini saya tuliskan untuk kota Jambi, karena tarif Telkomsel menggunkan sistem zona yang memungkinkan perbedaan tarif ditiap daerah. Dari skema diatas memang tarif Telkomsel lumayan mahal bila kita bandingkan dengan kompetitor (misal TRI) yang bisa memberikan 1Gb dengan harga Rp15000 untuk masa aktif 7 hari sedangkan Telkomsel termurah untuk 1Gb adalah Rp 30 000 itupun kuota dibagi menjadi dua kategori reguler dan midnight, untuk dan jika kita mengakses aplikasi Telkomsel melalui smartphone tarif 1Gb yang ditawarkan adalah 1Gb ektra video max seharga Rp46 000,plus flash Midnight 2GB dan Video 1Gb, lebih murah ya. Tapi disini justru keluhan konsumen muncul karena kuota videomax dan midnight dianggap mubazir dan tidak terpakai sedangkan pelanggan tetap harus membayar untuk kuota yang tidak terpakai tersebut, bandingkan dengan Tri yang memberikan paket isi ulang kuota 1Gb hanya kisaran belasan ribu saja untuk masa aktif 30 hari tanpa embel - embel kuota sampingan yang menurut konsumen itu tidak terpakai.

Pukulan telak lainnya bagi Telkomsel adalah beredarnya kartu perdana kuota dataTRI yang harganya sangat murah bahkan saya mendapat tawaran dari teman kuota data 100 Gb aktif 120 hari hanya Rp 150 000 saja

Sebenarnya Telkomsel memiliki paket yang dapat bersaing yakni paket combo yang memasukkan kuota telpon dan sms cukup murah, saya cek dari aplikasi Telkomsel kuota 3Gb + telp 300 menit dan 300 sms seharga Rp 50 000 saja dan saya sempat menggunakan combo 2Gb + 200 menit dan 200 sms hanya Rp 25000, tapi sayangnya penawaran ini hanya berlaku untuk pelanggan tertentu saja.

Saya secara pribadi sebagai konsumen Telkomsel cukup lama sedikit terganggu dengan terpotongnya pulsa utama ketika kuota kita habis karena langsung diberlakukan tarif normal, bahkan untuk membeli paket melalui aplikasi, bandingkan dengan TRI yang bisa membeli paket melalui aplikasi walau pulsa 0 dan kuota 0.

Pilihan ada pada anda ingin pakai Telkomsel atau yang lain, yang perlu jadi pertimbangan adalah kehandalan jaringan Telkomsel yang nyaris tanpa gangguan dan dengan kecepatan yang mumpuni dapat diandalkan, (cik)

Popular posts from this blog

Mengenal Yamaha GTS 1000 The Real Show Off Bike

     GTS 1000 adalah motor turing yang dapat dikatakan paling menonjol dizamannya, hal ini dikarenakan GTS 1000 merupakan motor pertama yang  menggunakan Teknologi Forkless,

Profil Maverick Viñales

Kali ini C U blog akan membahas profil sang penakluk tes pramusim di seri MotoGP 2017, yaitu pembalap tim biru Yamaha Moviestar, Maverick Vinales yang baru tahun ini bergabung menjadi partner dari the Doctor Valentino Rosi.

Belajar Dari Tukang Pangkas Rambut

Seperti biasa saya punya kebiasaan memangkas rambut sekali sebulan dan kali ini karena kesibukan udah lewat satu bulan belum dipotong,  rambut udah gak karuan. Kebetulan hari ini saya bebas tugas kerja jadi bisa ke tempat pangkas rambut langganan. Lihat jam tepat jam 11 siang saya bergegas berangkat mengendarai sepeda motor  kesayangan dan sampai ditempat tujuan. Didalam ada seorang bapak sedang dipotong rambut dan seorang anak kecil duduk dikursi tunggu, saya segera masuk dan menyapa sang pemangkas rambut yang biasa saya panggil “uda” karena beliau berasal dari Sumatera Barat.